" crossorigin="anonymous"> Refleksi terbimbing peran dan nilai guru penggerak - guru grobogan

Refleksi terbimbing peran dan nilai guru penggerak

Sebenarnya kita tidak bisa menilai diri saya sendiri,orang lain yang lebih mengetahui nilai atau karakter dari diri kita.Meskipun demikian kita juga bisa merasakan kelebihan yang kita miliki saat ini.Bagi saya sendiri nilai positif yang ada pada diri saya adalah sebuah motivasi dan perasaan ingin tahu semua hal,ingin mempelajari semua ilmu yang belum saya miliki.


Nilai yang kedua adalah kemandirian.Sebagai seorang guru saya bisa memenuhi kebutuhan anak terkiat dengan pembelajaran di kelas ,meskipun tidak semuanya  terlaksana.Kemudian saya bisa membuat perangkat pembelajaran sendiri.Saya juga bisa membuat media pembelajaran sebagai penunjang kegiatan pembelajaran di kelas.

Setelah mengikuti kegiatan CGP dan mempelajari modul di MLS serta melakukan kolaborasi melalui diskusi kelompok ternyata saya merasa masih kurang mampu dan berhasil dalam mengembangkan karakter anak didik.Guru tidak hanya memberikan materi atau mentrasnfer ilmu pengetahuan kepada anak didik,guru tidak hanya cermah di depan anak didik,tidak hanya memberikan hukuman kepada siswa yang melanggar peraturan,tetapi saya harus bisa mengembangkan potensi setiap anak sesuai dengan kodrat alam anak.

Saya merasa senang bisa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari kegiatan PGP ini.Banyak sekali ilmu,pengalaman dan wawasan setelah mengikuti kegiatan Calon Guru penggerak ini.Ternyata banyak nilai yang harus saya kembangkan dan praktikan kepada diri saya sendiri serta kepada anak didik.

Seorang guru penggerak harus mengembangkan nilai-nilai sebagai pendukung dan mensukseskan peran dari seorang guru.Nilai ynag harus dimiliki seorang guru penggerak antara lain:Mandiri, reflektif, kolaboratif, inovatif serta berpihak pada murid.Dari 5 nilai ini yang sudah saya miliki adalah mandiri,kolaboratif serta inovatif.

Diantara nilai-nilai yang sudah saya pelajari, nilai yang saya rasa perlu saya kuatkan adalah berpihak pada murid,inovatif serta kolaboratif.Kegiatan pembelajaran yang selama ini saya lakukan belum berpihak pada murid,karena guru masih mondominasi kelas.Saya akan mencoba mengembangkan nilai berpihak pada murid misalkan dengan memberikan kebebasan siswa dalam menentukan sumber belajar,memberikan kebebasan dalam menyampaikan gagasan,ide dalam kegiatan diluar kelas.

Saya merasa menjadi guru tidak hanya mengajarkan ilmu kepada anak didik di kelas.Peran guru begitu sangat penting dalam menentukan masa depan anak didik.Guru harus selalu update pengetahuan,guru harus bisa menjadi pemimpin dalam kegiatan pembelajaran,guru harus bisa menggerakan komunitas dan lain sebagainya.

Dengan mempelajari penjelasan peran seorang guru saya merasa masih perlu belajar dan belajar dari tentang nilai dan peran seorang guru.Saya masih merasa belum mampu untuk mengembangkan nilai dan peran dari seorang guru penggerak.Tetapi dengan semangat dan nilai kemandirain yang saya miliki saya harus terus berusaha untuk bisa menjadi seorang guru penggerak yang bisa melaksanakan nilai-nilai dari seorang guru penggerak.

Tindakan yang harus saya lakukan untuk menguatkan nilai-nilai dan peran dari seorang guru pengegrak adalah selalu belajar dengan siapa saja,kapan saja dan dimana saja.Mencari sumber informasi yang terpercaya misalkan rekan sesama guru penggerak,fasilitator maupun dari narasumber yang sesuai dengan bidangnya.Mangajak rekan guru untuk ikut peran serta dalam mensukseskan merdeka belajar bagi anak didik.Dengan begitu saya akan sebagi percaya diri dan semangat jika rekan guru yang lain juga ikut peran serta secara lansgung dan bisa saling kolaborasi.

Sesuatu hal yang mungkin menjadi hambatan dalam memperkuat peran dan nilai Guru Penggerak dalam diri saya adalah:sikap saya yang masih kurang percaya diri dalam mengemukakan pendapat di depan umum.Misalkan dalam rapat atau kegiatan KKG.Beberapa rekan guru yang memang belum tergugah hatinya menjadi seorang pendidik dalam menerapkan nilai dan peran dari seorang guru penggerak.Kemudian yang ke tiga adalah keterbatasan waktu dalam hal menjalan peran sebagais eoarng guru penggerak dengan melaksankan rutinitas tugas sekolah(pembuatan laporan-laporan,dan kegiatan kedinasan).
Herman Suherman saya seorang blogger

Belum ada Komentar untuk "Refleksi terbimbing peran dan nilai guru penggerak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel