RPP Pembelajaran Berdiferensiasi Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 2 Model Luring

Pembelajaran Berdiferensiasi merupakan usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid.

Namun demikian, pembelajaran berdiferensiasi bukanlah berarti bahwa guru harus mengajar dengan 32 cara yang berbeda untuk mengajar 32 orang murid. Bukan pula berarti bahwa guru harus memperbanyak jumlah soal untuk murid yang lebih cepat bekerja dibandingkan yang lain. 

Pembelajaran berdiferensiasi juga bukan berarti guru harus mengelompokkan yang pintar dengan yang pintar dan yang kurang dengan yang kurang. Bukan pula memberikan tugas yang berbeda untuk setiap anak. Pembelajaran berdiferensiasi bukanlah sebuah proses pembelajaran yang semrawut (chaotic), yang gurunya kemudian harus membuat beberapa perencanaan pembelajaran sekaligus, di mana guru harus berlari ke sana kemari untuk membantu si A, si B atau si C dalam waktu yang bersamaan. 

Bukan. Guru tentunya bukanlah malaikat bersayap atau Superman yang bisa ke sana kemari untuk berada di tempat yang berbeda-beda dalam satu waktu dan memecahkan semua permasalahan.

RPP Diferensiasi SMA


Pembelajaran berdiferensiasi adalah serangkaian keputusan masuk akal (common sense) yang dibuat oleh guru yang berorientasi kepada kebutuhan murid. Keputusan-keputusan yang dibuat tersebut adalah yang terkait dengan:

Kurikulum yang memiliki tujuan pembelajaran yang didefinisikan secara jelas. Jadi bukan hanya guru yang perlu jelas dengan tujuan pembelajaran, namun juga muridnya.

Bagaimana guru menanggapi atau merespon kebutuhan belajar muridnya. Bagaimana ia akan menyesuaikan rencana pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan belajar murid tersebut. Misalnya, apakah ia perlu menggunakan sumber yang berbeda, cara yang berbeda, dan penugasan serta penilaian yang berbeda.

Bagaimana mereka menciptakan lingkungan belajar yang “mengundang’ murid untuk belajar dan bekerja keras untuk mencapai tujuan belajar yang tinggi. Kemudian juga memastikan setiap murid di kelasnya tahu bahwa akan selalu ada dukungan untuk mereka di sepanjang prosesnya.

Manajemen kelas yang efektif. Bagaimana guru menciptakan prosedur, rutinitas, metode yang memungkinkan adanya fleksibilitas. Namun juga struktur yang jelas, sehingga walaupun mungkin melakukan kegiatan yang berbeda, kelas tetap dapat berjalan secara efektif.

Penilaian berkelanjutan. Bagaimana guru tersebut menggunakan informasi yang didapatkan dari proses penilaian formatif yang telah dilakukan, untuk dapat menentukan murid mana yang masih ketinggalan, atau sebaliknya, murid mana yang sudah lebih dulu mencapai tujuan belajar yang ditetapkan.

Diferensiasi dapat terjadi pada empat hal pokok: konten, proses, produk, dan lingkungan. Diferensiasi pada konten adalah pembedaan pada informasi dan ide yang mana siswa sedang berusaha untuk meraih tujuan pembelajaran. Diferensiasi pada proses adalah pembedaan pada bagaimana murid mengambil, memproses dan memahami konten. Diferensiasi pada produk adalah pembedaan pada bagaimana murid menunjukkan apa yang mereka ketahui, fahami, dan bisa lakukan. Diferensiasi pada lingkungan adalah pembedaan pada iklim atau suasana kelas.

Berikut ini kami bagikan contoh pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP) Diferensiasi sesuai dengan pemecahan kasus yang dialami pak Pupur di atas.Dalam pembuatan RPP ini kita yang pertama membuat Tujuan dari kegiatan pembelajaran yang jelas yaitu memuat rumus ABCD(Audiance,Behavior,Condition dan Degree) karena semua kegiatan langkah-langkah pembelajaran nanti arahnya adalah kembali ke pokok dari pembelajaran yang akan kita capai.

Silahkan bapak/ibu guru bisa undih RPP Diferensiasi kelas XI SMA Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia semester 2 moda Luring beserta media pembelajaran,soal evaluasi dan format instrumen penilaiannya lengkap dengan soal evaluasi dan rubrik penilaian siswa.

UNDUH DI SINI

Demikian materi terkiat dengan pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP)Diferensiasi untuk jenjang SMA Muatan Pelajaran Bahasa Indoensia Semester 2 model Luring.Semoga RPP ini bisa dijadikan sebagai dasar rujukan bagi rekan guru dalam membuat Tugas CGP yang ada di modul 2.1 tentang demonstrasi kontekstual.

Julichan Saputro Julichan Eswanto Saputro,S.Pd.SD Guru Aktif SDN 2 Karanganyar Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan.

Belum ada Komentar untuk "RPP Pembelajaran Berdiferensiasi Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 2 Model Luring"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel